“Anak-anakku harus bangga. Kalian adalah putra-putri terbaik Kabupaten Kuningan yang dipercaya mengemban amanah ini. Jangan pernah mengeluh, karena setiap proses yang kalian jalani hari ini akan menjadi bekal yang sangat berharga untuk masa depan,” tegas Bupati.
Bupati menekankan bahwa pendidikan dan pelatihan Paskibraka bukan hanya melatih keterampilan baris-berbaris, tetapi juga membentuk karakter, disiplin, integritas, tanggung jawab, nasionalisme, serta jiwa kepemimpinan yang akan menjadi bekal dalam kehidupan.
“Di sinilah kalian belajar arti kebersamaan, kekompakan, disiplin, dan pengorbanan. Dalam Paskibraka tidak ada yang merasa paling hebat, karena keberhasilan hanya dapat diraih melalui kerja sama tim,” pesannya.
Di hadapan para peserta, Bupati juga mengingatkan pentingnya memiliki empat kecerdasan yang harus dimiliki generasi muda, yakni kecerdasan spiritual, intelektual, sosial, dan emosional. Keempat aspek tersebut menjadi fondasi dalam membangun sumber daya manusia yang unggul, berdaya saing, sekaligus memiliki karakter kuat untuk menghadapi tantangan zaman.
“Kalian sedang ditempa menjadi pribadi yang luar biasa. Jadikan pengalaman ini sebagai pembentuk karakter yang akan melekat sepanjang hidup,” ucapnya penuh semangat.
Bupati berharap seluruh peserta mengikuti setiap tahapan pelatihan dengan sungguh-sungguh, menjaga kesehatan, meningkatkan disiplin, serta memberikan dedikasi terbaik saat menjalankan tugas sebagai Pasukan Pengibar Bendera Pusaka pada peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia mendatang.
Mengakhiri sambutannya, Bupati Dian Rachmat Yanuar secara resmi membuka Pemusatan Pendidikan dan Pelatihan Capaskibraka Kabupaten Kuningan Tahun 2026 dengan mengucapkan “Bismillahirrahmanirrahim.” Suasana pun disambut tepuk tangan meriah dari para peserta dan tamu undangan sebagai awal perjalanan para calon pengibar Sang Saka Merah Putih menuju pengabdian untuk bangsa dan negara.(Heryanto)


















