Karena itu, Kapolres juga mengingatkan agar tidak melakukan konvoi kendaraan, mengumpulkan massa tanpa izin, maupun menyebarkan konten provokatif di media sosial yang berpotensi memperkeruh situasi.
“Kita tunjukkan bahwa suporter sepak bola di Kuningan adalah masyarakat yang dewasa dan cinta damai. Mari bersama-sama menjaga kondusivitas agar Kabupaten Kuningan tetap aman, nyaman dan harmonis,” tegasnya.
Kapolres berharap seluruh elemen masyarakat dapat menjadikan momentum pertandingan sebagai hiburan dan sarana mempererat persaudaraan, bukan menjadi pemicu konflik.
“Beda klub tetap satu saudara, Kuningan harus tetap aman dan kondusif,” pungkasnya.(Heryanto)

















