ELTV SATU || KUNINGAN – Kebakaran hutan dan lahan di kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC), wilayah Resort SPTN Wilayah I Kuningan, masih dalam penanganan tim gabungan hingga Kamis (22/10/2026) malam. Untuk mempercepat pemadaman, operasi water bombing menggunakan helikopter Caracal TNI Angkatan Udara dijadwalkan pada Jumat (23/10/2026).

Berdasarkan laporan pembaruan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kuningan pukul 22.00 WIB, kebakaran mulai terjadi pada Rabu (21/10/2026) sekitar pukul 20.45 WIB di kawasan hutan TNGC, tepatnya di Blok Arca.

Api membakar sejumlah vegetasi, meliputi semak belukar, alang-alang, serasah kering, hingga pohon pinus. Hingga laporan tersebut diterbitkan, luas area yang terbakar masih dalam proses pendataan.

Meski kebakaran melanda kawasan hutan, laporan BPBD menyebutkan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Tim Gabungan Terus Berjibaku
Penanganan kebakaran melibatkan berbagai unsur, mulai dari TNI, Polri, Brimob Polda Jawa Barat, BPBD, Balai Taman Nasional Gunung Ciremai (BTNGC), Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat, petugas pemadam kebakaran, hingga kelompok masyarakat dan relawan.

Tim Brigade Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Brigdalkarhutla) TNGC bersama masyarakat sekitar terus melakukan pemadaman dan pengamanan kawasan. BPBD Kabupaten Kuningan juga mengerahkan tim asesmen dan penanganan untuk mendukung operasi di lapangan.


















