Dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka-luka. Namun, lahan rumpun bambu yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar 500 meter persegi.
Kapten Cke Bajuri menyebutkan, penyebab kebakaran masih diduga berkaitan dengan kondisi musim kemarau dan cuaca ekstrem yang membuat lahan serta rumpun bambu mudah terbakar.
“Untuk penyebabnya diduga akibat kondisi musim kemarau dan cuaca ekstrem. Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian ini,” jelasnya.
Sejumlah pihak turut mendatangi lokasi dan membantu penanganan kebakaran, di antaranya Danramil 1711/Sumberjaya Kapten Cke Bajuri, Kapolsek Palasah AKP Yudha Irawan, personel MP dan Satpol PP Kecamatan Palasah, aparat Desa Sindangwasa, masyarakat setempat, serta tim Damkar Kabupaten Majalengka.
Adapun saksi dalam kejadian tersebut yakni Eman, Udin, dan Yana. Setelah api berhasil dipadamkan, petugas melakukan pemantauan di sekitar lokasi untuk memastikan tidak ada titik api yang kembali muncul.
Kapten Cke Bajuri juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau, khususnya terhadap aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran di lahan kering dan area yang mudah terbakar.
Keterlibatan Babinsa bersama warga dalam penanganan tersebut menjadi bagian dari upaya TNI membantu masyarakat sekaligus mencegah kebakaran meluas dan menimbulkan dampak yang lebih besar. (Pendim_0617/VC)


















