Ia menilai, kualitas permainan para peserta menunjukkan bahwa pembinaan sepak bola usia dini di daerah mulai berkembang ke arah yang positif. Karena itu, dirinya berharap kompetisi tersebut dapat terus digelar secara berkelanjutan setiap tahun.
“Harapan ke depan semoga kejuaraan ini bisa kontinu setiap tahun sekali. Kompetisi seperti ini sangat penting untuk menjaga semangat pembinaan dan regenerasi pemain,” katanya.
Trias juga mengungkapkan bahwa pihaknya bersama Askab PSSI Kabupaten Kuningan ingin memberikan perhatian lebih terhadap pembinaan sepak bola daerah, termasuk upaya membangkitkan kembali kejayaan klub-klub lokal yang pernah menjadi kebanggaan masyarakat Kuningan.
“Tadi saya juga berbincang dengan pihak Askab. Kami ingin fokus memberikan perhatian lebih agar ke depan bisa kembali melahirkan kesebelasan kebanggaan Kuningan seperti Pesik maupun klub-klub legendaris lainnya seperti Garuda,” ungkapnya.
Melalui kompetisi usia dini yang berkelanjutan, KONI Kuningan berharap akan lahir generasi pemain muda berbakat yang mampu membawa sepak bola Kabupaten Kuningan kembali berjaya di tingkat regional maupun nasional.(Heryanto)


















