Sebagai solusi untuk desa dengan keterbatasan lahan atau skala kecil, Diskopdagperin juga tengah mempertimbangkan pembentukan koperasi sekunder, yakni penggabungan beberapa koperasi desa agar lebih efektif dan memiliki daya saing.
Program Kopdes Merah Putih ini merupakan bagian dari inisiatif Kemitraan Daerah dengan Masyarakat (KDMP) yang selaras dengan program prioritas nasional.
Toni menegaskan, fokus utama pemerintah saat ini bukan sekadar percepatan pembangunan fisik, tetapi memastikan keberlanjutan usaha koperasi melalui kesiapan sumber daya manusia dan manajemen yang baik.
“Kami ingin koperasi ini tidak hanya berdiri, tetapi benar-benar berjalan, berkembang, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” pungkasnya.(Heryanto)


















