Menurut Ninik, lomba tumpeng bukan sekadar ajang untuk mencari pemenang. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi sarana membangun kreativitas sekaligus memperkuat semangat kebersamaan antarwarga dan unsur pemerintahan di Kecamatan Pasawahan.
“Yang kita nilai bukan hanya bentuknya, tetapi juga kreativitas dan bagaimana peserta menyajikan tumpeng tersebut secara keseluruhan,” ujarnya.
Ia mengapresiasi antusiasme peserta yang telah mempersiapkan tumpeng dengan beragam kreasi. Menurutnya, setiap peserta memiliki keunikan dan kreativitas masing-masing sehingga proses penilaian menjadi bagian yang cukup menarik dalam rangkaian peringatan HUT ke-34 Kecamatan Pasawahan.
Semarak lomba tumpeng tersebut turut menambah suasana kebersamaan pada puncak peringatan HUT Kecamatan Pasawahan yang mengusung semangat membangun wilayah melalui partisipasi masyarakat.
Kegiatan diharapkan tidak berhenti sebagai seremoni tahunan, tetapi mampu memperkuat kekompakan dan partisipasi masyarakat dalam mendukung berbagai program pembangunan di Kecamatan Pasawahan.(Heryanto)

















