Scroll ke bawah
banner 300x300
banner 160x600
banner 160x600
Example 728x250
DaerahNews

Mengingat Kelahiran Rasulullah, Warga Kalapagunung Perkuat Kecintaan dan Keteladanan

152
×

Mengingat Kelahiran Rasulullah, Warga Kalapagunung Perkuat Kecintaan dan Keteladanan

Sebarkan artikel ini
Example 728x250

Ade Winarni juga menyampaikan apresiasi kepada panitia, DKM, remaja masjid, tokoh masyarakat, RT/RW serta seluruh warga yang telah berpartisipasi menyukseskan kegiatan tersebut. Ia sekaligus menyampaikan permohonan maaf apabila selama menjalankan tugas terdapat kekurangan maupun hal-hal yang kurang berkenan di hati masyarakat.

Sementara itu, Ahmad Tofik yang mewakili Ketua DKM Masjid Nurul Hidayah menekankan pentingnya menjadikan Rasulullah SAW sebagai teladan dalam kehidupan sehari-hari.

Pasang Iklan Disini Scroll ke Bawah
idth="300"
Scroll ke Bawah

Ia mengingatkan jamaah tentang empat sifat utama Rasulullah SAW, yakni Siddiq, Amanah, Tabligh dan Fathonah.

“Siddiq berarti benar dan jujur, sedangkan Fathonah berarti cerdas. Mari kita menjadi orang yang jujur dan cerdas. Namun kecerdasan itu harus memberikan manfaat bagi diri sendiri maupun masyarakat. Begitu juga dengan sifat amanah dan tabligh yang harus kita terapkan dalam kehidupan,” ungkapnya.

Baca Juga :  Damkar Kuningan Edukasi Dapur MBG, Antisipasi Tingginya Risiko Kebakaran

Ahmad berharap peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dapat memberikan hikmah dan mendorong masyarakat untuk meningkatkan kualitas keimanan serta ibadah.

“Jangan sampai peringatan ini hanya menjadi kegiatan seremonial. Mari kita ambil hikmah yang luar biasa untuk meningkatkan ibadah kepada Allah SWT dan meneladani Rasulullah SAW,” katanya.

Sementara itu, tausiyah yang disampaikan KH Ucup Supriyadi mengajak jamaah memahami kemuliaan Rasulullah SAW serta pentingnya menumbuhkan kecintaan dan meneladani beliau.

Dalam tausiyahnya, KH Ucup menjelaskan bahwa kelahiran Rasulullah SAW merupakan peristiwa yang memiliki makna besar bagi umat Islam. Karena itu, peringatan Maulid hendaknya tidak berhenti pada kegiatan memperingati kelahiran Nabi, tetapi dilanjutkan dengan menerapkan ajaran dan akhlak beliau dalam kehidupan.

Baca Juga :  Makna Sejarah 17 Agustus: Hari Kemerdekaan Indonesia

Ia juga mengingatkan jamaah agar tidak menilai seseorang berdasarkan rupa, warna kulit maupun kedudukan. Menurutnya, kemuliaan manusia tidak ditentukan oleh penampilan atau status sosial, melainkan oleh hati, akhlak dan amal perbuatannya.

KH Ucup menegaskan, kecintaan kepada Rasulullah SAW harus diwujudkan melalui perilaku nyata, seperti kejujuran, amanah, kecerdasan, kepedulian terhadap sesama serta menjaga akhlak dalam kehidupan bermasyarakat.

Mengutip hadis Nabi Muhammad SAW, “Al-mar’u ma’a man ahabba”, yang berarti seseorang akan bersama dengan orang yang dicintainya, KH Ucup mengajak jamaah untuk terus menumbuhkan kecintaan kepada Rasulullah SAW.
“Mudah-mudahan kita semua termasuk orang-orang yang mencintai Rasulullah SAW dan kelak dikumpulkan bersama beliau,” tuturnya.

Baca Juga :  Tersangka Pencabulan Selalu Mangkir Saat Pemanggilan Pemeriksaan

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Nurul Hidayah Desa Kalapagunung tersebut diharapkan tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi mampu menjadi momentum memperkuat ukhuwah, meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah SAW serta mendorong masyarakat menerapkan akhlak beliau dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan demikian, semangat Maulid diharapkan dapat semakin memperkuat kehidupan masyarakat Desa Kalapagunung yang religius, rukun, harmonis dan penuh keberkahan.(Heryanto)

Example 728x250
banner 200x800
banner 728x90
Example 728x250

Jangan Copy Paste Tanpa Izin