Menanggapi aspirasi tersebut, Wakil Bupati Tuti Andriani meminta Kepala SDN Paninggaran segera menyampaikan keluhan secara resmi melalui surat kepada pihak dapur penyedia MBG serta kepada Satgas MBG sebagai bahan evaluasi.
Wabup menegaskan bahwa masukan dari sekolah sangat penting agar pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis benar-benar mencapai tujuan, yakni meningkatkan asupan gizi sekaligus mengurangi pemborosan akibat makanan yang tidak dikonsumsi siswa.
Sementara itu, Jajang Anwar Malik menyatakan pihak K3S dan PGRI Kecamatan Darma akan segera mengirimkan surat resmi kepada pengelola dapur MBG. Surat tersebut juga akan ditembuskan kepada Satgas MBG dan Bupati Kuningan agar dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pelaksanaan maupun variasi menu makanan.
Di SDN Paninggaran sendiri, Program MBG saat ini diberikan kepada 192 siswa dan 13 orang guru. Pihak sekolah berharap adanya perbaikan menu dapat meningkatkan minat makan siswa sehingga tujuan program pemerintah untuk memenuhi kebutuhan gizi anak dapat tercapai secara optimal.(Heryanto)


















