ELTV SATU || KUNINGAN – Ribuan pencari kerja memadati GOR Ewangga Kuningan sejak Rabu (15/7/2026) pagi untuk mengikuti Kuningan Job Fair 2026 yang digelar Pemerintah Kabupaten Kuningan melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans). Tingginya antusiasme masyarakat menjadi gambaran besarnya harapan terhadap terbukanya lapangan pekerjaan di Kabupaten Kuningan.

Sebanyak 40 perusahaan dari Kuningan, Cirebon, Majalengka, Brebes hingga Jabodetabek ikut ambil bagian dengan menyediakan sekitar 5.000 lowongan pekerjaan bagi para pencari kerja dari berbagai jenjang pendidikan.
Kepala Disnakertrans Kabupaten Kuningan, Dr. H. Toto Toharuddin, M.Pd., mengatakan tingginya jumlah peserta membuat pelaksanaan Job Fair dibagi menjadi empat sesi agar seluruh pelamar tetap mendapatkan pelayanan optimal, mulai dari konsultasi karier, informasi rekrutmen hingga peluang magang dan bekerja di luar negeri.
“Tahun ini kami juga menyiapkan program pemberangkatan 50 tenaga kerja ke Jepang melalui jalur resmi. Setelah mengikuti pelatihan, mereka akan diberangkatkan secara legal sebagai bagian dari peningkatan kualitas tenaga kerja asal Kuningan,” ujarnya.
Selain membuka akses pekerjaan, Disnakertrans juga menghadirkan program peningkatan kompetensi melalui dukungan Kementerian Ketenagakerjaan. Sebanyak 1.200 calon tenaga kerja akan mengikuti 70 paket pelatihan yang dilengkapi sertifikat kompetensi, uang makan harian, seragam, konsumsi bergizi hingga bantuan permodalan setelah pelatihan selesai.
Menurut Toto, program tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah untuk terus menekan angka pengangguran terbuka di Kabupaten Kuningan yang saat ini berada di kisaran 7,59 persen, dengan target turun menjadi sekitar 6,5 persen.
Ia juga menegaskan seluruh layanan penempatan tenaga kerja melalui Disnakertrans tidak dipungut biaya. Masyarakat diminta segera melapor apabila menemukan praktik percaloan maupun pungutan liar dalam proses rekrutmen.


















