Scroll ke bawah
banner 300x300
banner 160x600
banner 160x600
Example 728x250
Hukum & KriminalNews

Nama Dicatut untuk Ferrari Rp4,2 Miliar, Guru Honorer Kuningan Lapor Polisi, Dalang Masih Dicari

147
×

Nama Dicatut untuk Ferrari Rp4,2 Miliar, Guru Honorer Kuningan Lapor Polisi, Dalang Masih Dicari

Sebarkan artikel ini
Example 728x250

Dari hasil pengecekan, tercatat tiga kendaraan atas nama Rizal, yakni satu unit Toyota Kijang, satu unit Ferrari, dan satu unit Mercedes-Benz GL 250. Namun, ia menegaskan bahwa Ferrari tersebut bukan miliknya.

“Yang Ferrari itu bukan milik saya, makanya langsung saya blokir,” katanya.

Pasang Iklan Disini Scroll ke Bawah
idth="300"
Scroll ke Bawah

Rizal juga telah mendatangi Samsat pada Selasa (14/4/2026) untuk melakukan pemblokiran kendaraan melalui sistem berbasis NIK atas arahan petugas. Ia mengungkapkan, sebelumnya sempat dihubungi pihak tak dikenal yang meminta meminjam identitasnya untuk pembelian kendaraan, namun permintaan itu telah ditolak.

Baca Juga :  Babinsa Koramil 1704/Talaga Hadiri Kegiatan Pembersihan Sampah di Desa Jatipamor

“Awalnya tanggal 2 April ada yang menelepon mau pinjam identitas untuk beli mobil, tapi saya tolak,” jelasnya.

Sebagai guru honorer yang baru diangkat beberapa bulan, Rizal mengaku terpukul. Selain menjadi bahan pembicaraan, ia juga khawatir akan dibebani pajak kendaraan mewah yang nilainya sangat besar.

“Risikonya besar, pajaknya bisa ratusan juta. Saya sendiri tidak tahu uangnya dari mana,” tambahnya.

Baca Juga :  Anggaran PPPK Capai Rp73 Miliar, Pemkab Kuningan Soroti Minimnya Transfer Pusat

Polisi Lakukan Penyelidikan

Menanggapi laporan tersebut, Kasatreskrim Polres Kuningan, AKP Abdul Azis, membenarkan pihaknya telah menerima pengaduan dari Rizal dan akan segera melakukan penyelidikan.

“Rizal sudah membuat laporan. Selanjutnya akan kami tindak lanjuti dengan penyelidikan. Dari laporan awal, diduga ada pemalsuan identitas,” ujarnya.

Saat ini, kasus tersebut masih dalam pendalaman aparat kepolisian untuk mengungkap pihak-pihak yang bertanggung jawab atas dugaan pencatutan identitas itu.

Baca Juga :  Lanal Cirebon dan DKP Jabar Bangun Benteng Alam Pesisir Lewat Mangrove

Peristiwa ini menjadi peringatan bagi masyarakat untuk lebih waspada dalam menjaga data pribadi, terutama dokumen kependudukan yang berpotensi disalahgunakan untuk kepentingan ilegal. (Heryanto)

Example 728x250
banner 200x800
banner 728x90
Example 728x250

Jangan Copy Paste Tanpa Izin