Direktur Utama Bank Kuningan, H. Dodo Warda, S.E., M.M., mengatakan pihaknya terus mengintensifkan edukasi keuangan di berbagai jenjang pendidikan, mulai PAUD hingga perguruan tinggi.
Salah satu capaian konkret adalah pembukaan rekening bagi sekitar 600 siswa dalam satu hari di MTsN 3 Kuningan.
Saat ini, penerapan program SimPel di Kabupaten Kuningan baru mencapai sekitar 20 persen. Bank Kuningan menargetkan angka tersebut meningkat menjadi 30 persen pada 2027.
Sementara itu, Kepala OJK Cirebon, Agus Muntholib, menegaskan Bulan Inklusi Keuangan menjadi momentum memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan sekaligus meningkatkan pemahaman dalam mengelola keuangan.
Menurutnya, kolaborasi OJK, pemerintah daerah, perbankan, dan lembaga jasa keuangan menjadi kunci memperluas akses keuangan serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Penghargaan ini sekaligus memperkuat komitmen Kuningan dalam membangun budaya menabung sejak dini, sebagai bekal generasi muda menuju masa depan yang lebih mandiri dan produktif.(Heryanto)

















