ELTV SATU || KUNINGAN – Bencana angin puting beliung yang menerjang Kecamatan Maleber, Kabupaten Kuningan, Kamis (29/10/2026), menyisakan kerusakan pada puluhan rumah warga. Desa Mekarsari menjadi wilayah terdampak paling parah dengan sekitar 80 rumah mengalami kerusakan ringan dan 6 hingga 7 rumah rusak berat.

Wakil Bupati Kuningan, Tuti Andriani, turun langsung meninjau kondisi rumah warga terdampak di Dusun Kosambi, Desa Mekarsari, Sabtu (31/10/2026). Dalam kunjungan tersebut, Wabup didampingi Camat Maleber H. Diding Wahyudin, S.Pd., M.Si., Kabid Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinas Sosial Kabupaten Kuningan Diki Muspala Sidik, S.STP., serta Kepala Desa Mekarsari Carwan.
Salah satu rumah yang dikunjungi adalah milik Jumad. Rumah tersebut mengalami kerusakan akibat terjangan angin puting beliung hingga membuat penghuninya terpaksa mengungsi sementara ke rumah saudaranya.
Kunjungan tersebut menjadi bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap warga yang tengah menghadapi musibah, sekaligus memastikan kondisi korban dan kebutuhan mendesak yang harus segera ditangani.
Camat Maleber H. Diding Wahyudin menjelaskan, selain Desa Mekarsari, bencana puting beliung juga berdampak pada sejumlah desa lainnya.
“Di Kecamatan Maleber, yang terdampak paling parah adalah Desa Mekarsari. Kurang lebih 80 rumah mengalami rusak ringan dan 6 sampai 7 rumah rusak berat. Di Desa Buniasih ada 13 rumah rusak ringan dan satu rusak berat. Sementara di Desa Maleber dan Karangtengah masing-masing satu rumah terdampak,” ungkapnya.
Menurut Diding, warga bersama-sama telah melakukan perbaikan terhadap rumah yang mengalami kerusakan ringan. Sementara itu, rumah yang rusak berat masih dalam proses asesmen dan pendataan untuk menentukan kebutuhan bantuan.

















