Pembangunan ini ditujukan untuk menunjang mobilitas masyarakat, dengan jumlah penerima manfaat mencapai 2.961 jiwa atau 987 kepala keluarga di wilayah setempat.
Dalam tahap pekerjaan, progres pengiriman material telah mencapai 73,1 persen, dengan rincian antara lain besi 93 persen, pasir 82,6 persen, batu koral 66 persen, batu pecah dan bekisting sudah 100 persen, serta semen 70 persen. Sementara itu, pemasangan gelagar dan pembatas jembatan masih belum dimulai.
Untuk pekerjaan struktur, pembangunan lantai beton jembatan dan rambatan jalan telah mencapai 84 persen, meliputi pembesian 92 persen, bekisting 100 persen, dan pengecoran beton 60 persen. Adapun pengerjaan peninggian tembok penahan tanah (TPT) baru mencapai 40 persen.
Sejumlah pekerjaan lain seperti pengecatan dan pemasangan prasasti masih dalam tahap nol persen.
Pelaksanaan pembangunan ini melibatkan 6 personel TNI, 2 tenaga konsultan, serta 10 warga setempat. Kondisi cuaca selama kegiatan berlangsung terpantau cerah pada pagi hingga siang hari, dan mendung pada sore hari.
Secara umum, situasi di lokasi pembangunan dilaporkan dalam keadaan aman dan terkendali. Proyek ini diharapkan dapat segera rampung guna meningkatkan konektivitas dan mendukung aktivitas ekonomi masyarakat di wilayah tersebut.(Heryanto)


















