Saat ini, pekerjaan yang tengah berlangsung meliputi pembuatan area putar kendaraan material, pemasangan gelagar baja (WF), serta pemasangan pembatas jembatan yang masing-masing telah mencapai 10 persen.
Sementara itu, pekerjaan lantai beton jembatan baru mencapai tahap pembesian sebesar 90 persen, dengan progres keseluruhan pada bagian ini sebesar 30 persen.
Pengerjaan proyek ini melibatkan 8 personel TNI dan 12 warga setempat, mencerminkan sinergi antara aparat dan masyarakat dalam pembangunan infrastruktur pedesaan.
Kondisi cuaca selama pelaksanaan terpantau cukup mendukung, dengan pagi dan siang hari cerah serta sore hari mendung. Situasi di lokasi pembangunan juga dilaporkan aman dan kondusif.
Diharapkan, dengan percepatan pembangunan ini, akses transportasi masyarakat antar dusun dapat segera terbuka, sehingga mampu meningkatkan mobilitas serta perekonomian warga di wilayah tersebut.(Heryanto)


















