Setelah pengecoran sisi jalan, akses jadi lebih lancar. Truk pengangkut hasil panen bisa masuk lebih mudah, Jalan juga lebih bersih, tidak lagi becek atau rawan terpeleset saat hujan.
Tak hanya soal kenyamanan, pembangunan ini juga punya dampak besar bagi pertumbuhan ekonomi warga. Akses yang lebih baik mempercepat distribusi barang dan jasa, mempermudah usaha rumahan, serta membuka peluang-peluang ekonomi baru di desa.
Sebagai bentuk keterbukaan, informasi kegiatan proyek ini juga dipajang di papan informasi di lokasi pembangunan, dan akan dibuat prasasti setelah proyek rampung. Kepala Desa berharap masyarakat ikut menjaga dan merawat jalan yang sudah dibangun. “Kalau bukan kita yang rawat, siapa lagi, Ini semua untuk kita juga,” ujarnya.
“Ia juga berpesan kepada warga yang wilayahnya belum mendapatkan pembangunan serupa untuk tetap bersabar. Pemerintah desa telah menyusun skala prioritas dan akan terus berupaya melanjutkan pembangunan secara bertahap dan merata”.
Dengan pembangunan ini, Desa Jatimulya tak hanya membangun jalan, tetapi juga harapan. Jalan yang lebih lebar dan kuat menjadi simbol semangat gotong royong dan kebersamaan dalam membangun desa. Dan langkah-langkah kecil seperti inilah yang perlahan membawa Desa Jatimulya menuju masa depan yang lebih baik. Pungkasnya kuwu Rastim.SH (Bd)











