Sementara itu, untuk program BSPS tahap pertama, sebanyak 31 unit rumah telah selesai dilaksanakan. Adapun unit lainnya masih dalam proses survei untuk memastikan kelayakan calon penerima manfaat sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Dalam pelaksanaannya, calon penerima bantuan akan melalui proses verifikasi. Apabila ditemukan penerima yang tidak memenuhi persyaratan, seperti tidak memiliki kesiapan swadaya atau status tanah bukan milik sendiri, maka dapat dilakukan penggantian dengan calon penerima lain yang lebih memenuhi syarat.
Dijelaskan, bantuan Rutilahu yang bersumber dari APBD dialokasikan sebesar Rp17,5 juta per rumah dan seluruhnya diberikan dalam bentuk material bangunan. Sedangkan bantuan BSPS dari pemerintah pusat sebesar Rp20 juta per rumah, dengan rincian Rp17,5 juta untuk material bangunan dan Rp2,5 juta untuk biaya operasional atau upah pekerja melalui pola padat karya yang dikelola penerima manfaat.
“Penentuan toko material dilakukan secara transparan melalui musyawarah desa yang melibatkan kepala desa, perangkat desa, fasilitator, serta penerima manfaat. Semua dilakukan agar bantuan tepat sasaran dan sesuai kebutuhan masyarakat,” jelasnya.
Dalam mendukung kelancaran program, pemerintah pusat juga menugaskan sebanyak 13 fasilitator yang bertugas melakukan pendampingan kepada penerima manfaat mulai dari proses persiapan hingga pelaksanaan pembangunan.
Hingga tahap awal penyelesaian 31 unit BSPS, belum terdapat laporan terkait kendala toko material yang ditunjuk. Pengawasan dan pendampingan terus dilakukan agar pelaksanaan program berjalan sesuai aturan.
Kabid Perumahan berharap program BSPS dan Rutilahu mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat Kuningan.
“Bantuan pemerintah memang memiliki keterbatasan, sehingga kami berharap masyarakat dapat mendukung melalui swadaya dan gotong royong. Dengan kerja sama semua pihak, rumah yang sebelumnya tidak layak huni dapat berubah menjadi hunian yang sehat, aman, dan nyaman,” pungkasnya.
Melalui program perbaikan rumah ini, Pemkab Kuningan terus berupaya menghadirkan pembangunan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat serta meningkatkan kualitas hidup warga.(Heryanto)


















