ELTV SATU || KUNINGAN – Harapan masyarakat Kabupaten Kuningan untuk menikmati jalan yang lebih layak perlahan mulai menemukan titik terang. Pemerintah Kabupaten Kuningan menyiapkan tambahan anggaran sekitar Rp38 miliar untuk mempercepat penanganan infrastruktur jalan, dengan tambahan sekitar 50 paket pekerjaan yang diproyeksikan menangani hingga 22 kilometer ruas jalan.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Kuningan, Putu Bagiasna, mengatakan puluhan paket pekerjaan tersebut disiapkan melalui perubahan anggaran tahun 2026. Penanganannya diarahkan ke sejumlah ruas jalan yang membutuhkan perhatian, termasuk lokasi yang selama ini menjadi keluhan masyarakat dan ramai diperbincangkan di media sosial.
“Sekarang mau launching 50 paket lagi. Semuanya jalan,” ujar Putu Bagiasna saat memberikan keterangan, Jumat (7/8/2026).
Menurutnya, tambahan anggaran tersebut merupakan bentuk respons Pemerintah Kabupaten Kuningan terhadap kondisi infrastruktur sekaligus aspirasi masyarakat di berbagai wilayah.
“Ini untuk mengantisipasi yang viral-viral. Saya ditambah anggaran oleh Pak Bupati untuk jalan,” ungkapnya.
Sejumlah wilayah yang menjadi perhatian di antaranya kawasan Kuningan Selatan, seperti Cilebak, Ciwaru, Cilimusari, Cikadu, Margabakti, Bungurberes, Lebakherang, Mandapajaya hingga Jalatrang, serta sejumlah titik lainnya.
Putu menegaskan, pemerintah tidak semata-mata menunggu sebuah ruas jalan menjadi viral sebelum mengambil tindakan. Kondisi faktual di lapangan serta aspirasi masyarakat tetap menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan skala prioritas.
“Kalau daerah-daerah yang merasa terpencil sekarang bisa diakomodir, tentu ini menjadi kabar baik,” katanya.
Kemantapan Jalan Ditarget Naik
Selain tambahan 50 paket melalui perubahan anggaran, pekerjaan jalan yang bersumber dari anggaran reguler juga terus berjalan. Putu menyebut terdapat sekitar 70 paket pekerjaan yang saat ini memasuki tahapan penayangan maupun persiapan pelaksanaan.
Tambahan pekerjaan tersebut diharapkan mampu meningkatkan tingkat kemantapan jalan di Kabupaten Kuningan.
“Dengan anggaran tambahan ini mudah-mudahan bisa mendongkrak kemantapan jalan yang tadinya sekitar 80 persen menjadi 81 persen,” jelasnya.


















