Menurutnya, program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) bukan sekadar menghadirkan penerangan, tetapi membuka peluang peningkatan kualitas hidup, pendidikan, hingga aktivitas ekonomi masyarakat. Ia juga mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Kuningan terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah pusat, termasuk penyelesaian dokumen tata ruang yang diharapkan mampu menarik investasi dan membuka lapangan kerja baru.
Dalam pidato utamanya, H. Rokhmat Ardiyan menegaskan bahwa seluruh program yang dibawanya merupakan bentuk nyata pelaksanaan amanat Presiden RI Prabowo Subianto agar pembangunan dapat dirasakan secara merata oleh seluruh masyarakat.
Ia mengungkapkan, hingga saat ini Program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) telah berhasil menyambungkan lebih dari 3.500 sambungan listrik gratis di Kabupaten Kuningan tanpa dipungut biaya sedikit pun. Pada tahun 2026, program tersebut kembali berlanjut dengan target sekitar 400 sambungan baru.
“Indonesia sudah 80 tahun merdeka. Tidak boleh lagi ada rumah yang gelap tanpa listrik. Listrik adalah harapan. Dengan listrik anak-anak bisa belajar, masyarakat bisa beribadah dengan nyaman, dan pelaku usaha bisa meningkatkan kesejahteraannya,” tegas Rokhmat Ardiyan.
Selain program listrik gratis, ia juga memaparkan berbagai bantuan yang telah diperjuangkan, di antaranya Program Indonesia Pintar (PIP), Kartu Indonesia Pintar (KIP), bantuan 100 unit Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) senilai Rp20 juta per rumah, serta dukungan anggaran sekitar Rp14,5 miliar untuk pembangunan dan perbaikan infrastruktur jalan di Kabupaten Kuningan.
Dalam kesempatan tersebut, Rokhmat Ardiyan juga mengajak masyarakat mendukung berbagai program strategis pemerintah, termasuk Program Makan Bergizi Gratis dan Sekolah Rakyat yang digagas Presiden Prabowo Subianto sebagai investasi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia.
Rokhmat Ardiyan juga menegaskan bahwa seluruh bantuan yang disalurkan kepada masyarakat harus diterima secara utuh tanpa adanya potongan.
“Saya digaji oleh rakyat, maka saya wajib bekerja dan memberikan yang terbaik untuk rakyat. Seluruh bantuan harus diterima masyarakat sesuai haknya, tanpa potongan sepeser pun,” tegasnya.
Ia berharap sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, PLN, serta seluruh elemen masyarakat dapat terus diperkuat sehingga semakin banyak program pembangunan yang hadir di Kabupaten Kuningan dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Kunjungan reses tersebut berlangsung penuh keakraban dan dialog terbuka. Berbagai aspirasi masyarakat berhasil dihimpun sebagai bahan perjuangan di tingkat nasional, sekaligus mempertegas komitmen kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mewujudkan pembangunan yang merata, meningkatkan kualitas hidup masyarakat, serta menghadirkan harapan baru bagi kemajuan Kabupaten Kuningan.(Heryanto)


















