Pemerintah Kabupaten Kuningan, kata dia, berkomitmen memastikan seluruh anak mendapatkan akses pendidikan yang berkualitas, inklusif, dan relevan dengan perkembangan zaman.
“Tidak boleh ada anak yang tertinggal. Pendidikan harus menjangkau semua, tanpa terkecuali,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Dian juga menyampaikan apresiasi tinggi kepada para guru dan tenaga kependidikan yang dinilai sebagai garda terdepan dalam mencetak generasi masa depan. Ia mengakui tantangan dunia pendidikan semakin kompleks, terutama di tengah arus digitalisasi dan perubahan global.
“Dengan dedikasi dan profesionalisme para guru, saya yakin sumber daya manusia Kuningan akan tumbuh menjadi generasi yang cerdas, tangguh, dan berkarakter,” katanya.
Tak hanya kepada pendidik, pesan khusus juga disampaikan kepada para siswa. Dian mendorong mereka untuk terus belajar dengan penuh semangat, mengembangkan kreativitas, serta menjaga nilai-nilai akhlak dan budaya lokal.
“Jadilah generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki akhlakul karimah dan kecintaan terhadap budaya daerah,” pesannya.
Menutup sambutannya, Bupati Dian mengajak seluruh pihak untuk terus bergerak bersama, bergotong royong membangun dunia pendidikan di Kuningan sebagai bagian dari upaya mewujudkan Indonesia Emas 2045.
“Momentum Hardiknas ini harus menjadi penyemangat baru bagi kita semua untuk melanjutkan estafet pembangunan pendidikan,” pungkasnya.(Heryanto)


















