ELTV SATU | KUNINGAN — Program Pesantren Lansia yang digelar pada Jumat, 1 Mei 2026 di Vila Quran, Desa Pajambon, Kecamatan Kramatmulya, Kabupaten Kuningan, mendapat apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Kuningan bersama Kementerian Agama. Kegiatan ini dinilai unik dan berpotensi menjadi model pembinaan keagamaan bagi kalangan lanjut usia.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Setda Kuningan, H. Emup Muplihudin,S.Pd,, mengatakan program tersebut sejalan dengan visi-misi Pemkab Kuningan dalam membangun sumber daya manusia yang berkarakter dan berdaya saing tanpa mengenal batas usia.
“Pesantren lansia ini sangat baik dan bisa menjadi role model bagi masyarakat. Secara logika, jika para orang tua masih memiliki semangat belajar, tentu generasi muda harus lebih termotivasi,” ujarnya seusai menghadiri kegiatan.
Menurutnya, program ini menjadi bukti bahwa proses menuntut ilmu tidak dibatasi oleh ruang, waktu, maupun usia. Ia pun mendorong lembaga pendidikan lainnya untuk mengadopsi konsep serupa sebagai bentuk inovasi pembelajaran yang inklusif.
Lebih lanjut, Muplihudin menegaskan pentingnya peran pemerintah dalam menghadirkan program yang mampu mengakomodasi kebutuhan lansia, baik dari sisi sosial maupun pengembangan diri.
“Ini harus menjadi spirit bagi pemerintah untuk menghadirkan program yang memberi ruang bagi lansia agar tetap bisa berkarya dan belajar. Kami juga akan berkolaborasi dengan Kementerian Agama untuk merumuskan konsep pendidikan lansia yang lebih terstruktur dan berkelanjutan,” katanya.


















