Sementara itu, Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak hanya berbicara tentang infrastruktur, tetapi juga menyangkut kepedulian dan kebersamaan.

“Esensi pembangunan itu tidak hanya berupa jembatan, jalan, rumah atau gedung. Tetapi juga kepedulian, rasa empati, silih asah, silih asih, silih asuh,” ujar Dian.

Bupati mengapresiasi Haji Eka sebagai putra daerah yang sukses di perantauan namun tetap peduli terhadap kampung halaman. Ia berharap kepedulian tersebut menjadi inspirasi bagi masyarakat lainnya untuk ikut berbagi dan berkontribusi bagi Kuningan.

Perwakilan DPRD Kuningan dari Fraksi PKS, Yaya, S.E., turut mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, sunatan massal menjadi bukti bahwa kolaborasi antara masyarakat, dunia usaha dan pemerintah mampu menghadirkan manfaat langsung bagi warga.
Momentum Hari Jadi ke-528 pun menjadi pengingat bahwa Kuningan boleh melesat dan semakin maju, namun kepedulian, kebersamaan dan gotong royong harus tetap menjadi kekuatan masyarakat.(Heryanto)

















