Scroll ke bawah
banner 300x300
banner 160x600
banner 160x600
Example 728x250
DaerahNews

Syukuran Kemerdekaan, Saatnya Kembali Mencintai Tanah Kelahiran

99
×

Syukuran Kemerdekaan, Saatnya Kembali Mencintai Tanah Kelahiran

Sebarkan artikel ini
Example 728x250

Ia menegaskan, kemerdekaan merupakan nikmat yang wajib disyukuri. Bentuk syukur tidak cukup diwujudkan melalui perayaan yang meriah, tetapi harus diterjemahkan menjadi upaya menjaga persatuan, menciptakan kemaslahatan dan memajukan kehidupan masyarakat.

Allah SWT berfirman dalam QS. Ibrahim ayat 7 bahwa apabila manusia bersyukur, Allah akan menambah nikmat kepadanya. Nilai tersebut, menurut Riki, relevan dalam kehidupan berbangsa dengan menjaga dan memakmurkan negeri sebagai bagian dari tanggung jawab bersama.

Baca Juga :  Kapolres Majalengka Pimpin Upacara Kenaikan Pangkat Pengabdian Perwira

“Menjaga persatuan, memperkuat pendidikan, meningkatkan kesejahteraan, memerangi korupsi, menjaga lingkungan dan menciptakan keadilan sosial merupakan bagian dari ikhtiar menghadirkan kemaslahatan,” jelasnya.

Ia juga mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, mengisi kemerdekaan dengan karya. Pendidikan, literasi, inovasi, profesionalisme, pelestarian budaya, penggunaan media sosial secara bijak, kepedulian terhadap lingkungan, serta penolakan terhadap hoaks dan narasi yang memecah belah bangsa merupakan bentuk kontribusi konkret.

Baca Juga :  Manajemen Mie Gacoan Tanggapi Keluhan Warga soal Dugaan Limbah, DLH Kuningan Siap Turun Tangan

Menurutnya, setiap warga memiliki ruang untuk berkontribusi sesuai kemampuan dan bidang masing-masing. Belajar dengan sungguh-sungguh, bekerja secara profesional, membantu masyarakat dan menciptakan inovasi merupakan bagian dari amal yang memberikan manfaat luas.

“Bangsa yang besar tidak hanya dibangun oleh sumber daya alam, tetapi oleh warga yang mencintai negerinya melalui hati, pikiran dan tindakan nyata,” tegasnya.

Karena itu, syukuran HUT Kemerdekaan RI 2026 diharapkan tidak sekadar menjadi agenda tahunan. Momentum tersebut harus menjadi titik balik untuk memperbarui komitmen kebangsaan, memperkuat nasionalisme yang sehat dan inklusif, serta membangun Indonesia yang lebih maju, adil, sejahtera dan bermartabat.

Baca Juga :  Kolang Kaling Girimulya Tak Pernah Sepi, Stok Tetap Ada Meski Bukan Musim

Dengan memadukan keimanan, ilmu pengetahuan, kepedulian sosial dan semangat pengabdian, kecintaan terhadap tanah kelahiran dapat diwujudkan dalam kontribusi nyata bagi bangsa dan generasi mendatang.(Heryanto)

Example 728x250
banner 200x800
banner 728x90
Example 728x250

Jangan Copy Paste Tanpa Izin