Bupati juga menekankan bahwa kemerdekaan harus diisi dengan membentuk masyarakat yang semakin beradab, berilmu, berakhlak mulia dan bermanfaat bagi sesama.
Dalam amanat tersebut, Bupati turut menyampaikan berbagai capaian pembangunan Kabupaten Majalengka, termasuk di sektor ketahanan pangan.
Menurutnya, capaian tersebut semakin memperkokoh posisi Majalengka sebagai salah satu daerah lumbung pangan utama yang menopang surplus pangan di Jawa Barat.
“Capaian ini bukan sekadar angka, namun semakin memperkokoh posisi Kabupaten Majalengka sebagai salah satu daerah lumbung pangan utama penopang surplus pangan di Jawa Barat. Ini merupakan bukti nyata kita sudah merdeka di bidang pangan,” ungkapnya.
Bupati menegaskan, berbagai capaian pembangunan tersebut merupakan hasil gotong royong masyarakat serta sinergi dengan pemerintah pusat dan berbagai pihak.
“Mari kita jadikan semangat 81 tahun kemerdekaan ini menjadi energi untuk terus mewujudkan Majalengka Langkung Sae, sejalan dengan cita-cita Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur,” ajaknya.
Pada kesempatan itu, Bupati Majalengka juga menyampaikan rasa duka cita atas bencana gempa yang terjadi di Flores, Nusa Tenggara Timur.
Ia mendoakan agar para korban diberikan ketabahan dan wilayah terdampak segera pulih.
Setelah upacara, rangkaian kegiatan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI tingkat Kabupaten Majalengka dilanjutkan dengan pemberian bingkisan sembako kepada penerima remisi dan eks narapidana terorisme (Napiter) di wilayah Kabupaten Majalengka.
Peringatan HUT RI ke-81 menjadi momentum untuk mengenang perjuangan para pahlawan yang telah mengantarkan Indonesia menuju kemerdekaan.
Momentum tersebut sekaligus menjadi ajakan kepada seluruh masyarakat untuk mengisi kemerdekaan dengan semangat juang, menjaga persatuan dan memperkuat gotong royong demi mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil dan makmur. (Pendim_0617/VC)


















