Bagi dapur yang sudah berdiri namun belum memenuhi standar luas, Pemkab Kuningan akan melakukan evaluasi lanjutan melalui Satgas SPPG tingkat kabupaten. Penilaian mencakup aspek penting seperti Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) dan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG).
Dari sisi kuantitas, Tuti menyebutkan saat ini terdapat sekitar 170 dapur MBG yang tersebar di seluruh wilayah Kuningan. Jumlah tersebut meningkat signifikan dari sebelumnya 127 dapur sebagai bagian dari upaya pemerataan layanan.
“Khusus wilayah Kecamatan Cilebak, saat ini tinggal tiga desa lagi yang sedang diupayakan. Mandapajaya sudah terakomodasi, dan untuk Patala sedang dalam proses,” jelasnya.
Ia menambahkan, dapur di wilayah Cilebak ditargetkan mulai beroperasi pada awal Mei untuk menyuplai kebutuhan makanan bergizi bagi anak-anak.
Meski jumlah dapur saat ini dinilai sudah mencukupi, pemerintah daerah tetap membuka peluang pengembangan titik baru guna memastikan seluruh wilayah terlayani secara optimal.
“Yang terpenting bukan hanya jumlah, tetapi kualitas dan standar pelayanan tetap terjaga,” pungkasnya.(Heryanto)


















