Momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia juga dimanfaatkan untuk mengajak masyarakat mengambil peran aktif melalui tiga langkah utama, yakni menjaga hutan dan sumber mata air, mengurangi sampah sejak dari sumbernya, serta menanam dan merawat pohon sebagai investasi lingkungan bagi generasi mendatang.
Selain itu, seluruh perangkat daerah, kecamatan, desa, dunia usaha, lembaga pendidikan, komunitas lingkungan, hingga masyarakat luas didorong menjadi pelopor perubahan melalui pembudayaan gerakan BERSIH, SEHAT, PEDULI, dan DAMAI (BERSEPEDA) dalam kehidupan sehari-hari.
Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026 di Kabupaten Kuningan menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan daerah yang lebih hijau, bersih, sehat, serta tangguh menghadapi dampak perubahan iklim.
Mengakhiri sambutannya, Bupati mengajak seluruh masyarakat untuk bergerak bersama menjaga bumi demi keberlanjutan kehidupan generasi mendatang.
“Saatnya Bekerja untuk Iklim, Saatnya Bertindak untuk Masa Depan.”(Her)


















