“Kalau ada menu sayuran, saya berharap saat dimasak ditambahkan sedikit fillet ayam. Ketika anak-anak membuka tempat makan dan melihat ada potongan ayam, mereka akan lebih tertarik untuk mencicipinya. Rasanya juga menjadi lebih gurih secara alami karena ada sari ayamnya, bukan hanya mengandalkan penyedap,” ujarnya.
Ia menambahkan, menu MBG yang disajikan pada hari itu sebenarnya sudah cukup baik karena terdiri dari nugget, sayuran, dan buah jeruk dengan kualitas yang dinilai segar.
“Menu hari ini sudah bagus. Ada nugget, sayur, dan jeruk yang kualitasnya juga baik. Tinggal penyempurnaan pada menu sayurnya saja dengan tambahan sedikit fillet ayam agar rasanya lebih nikmat dan anak-anak semakin semangat menghabiskan makanannya,” kata Tuti.
Masukan tersebut diharapkan menjadi bahan evaluasi bagi pengelola dapur MBG sehingga menu yang disajikan tidak hanya memenuhi standar gizi, tetapi juga sesuai dengan selera anak-anak. Dengan demikian, tujuan Program Makan Bergizi Gratis untuk meningkatkan kesehatan, pertumbuhan, dan semangat belajar siswa dapat tercapai secara optimal.(Heryanto)


















