Target pembinaan tidak berhenti di tingkat Kabupaten Kuningan. Pesilat daerah diharapkan mampu menorehkan prestasi hingga tingkat provinsi, nasional, bahkan internasional.
Tuti juga mengingatkan agar pencak silat tetap mempertahankan nilai luhur yang menjadi jati dirinya. Kekuatan bukan untuk menyakiti, keberanian bukan untuk mencari lawan, dan kemenangan bukan alasan untuk menyombongkan diri.
“Jadikan pencak silat sebagai sarana membentuk generasi yang sehat, disiplin, berkarakter, berprestasi, sekaligus mencintai budaya daerah,” pesannya.
Dengan kepengurusan baru tersebut, Pemkab Kuningan berharap PPSI tidak hanya semakin kuat sebagai organisasi olahraga, tetapi juga mampu menjaga pencak silat sebagai warisan budaya sekaligus mencetak atlet-atlet berprestasi yang mengharumkan nama daerah.(Heryanto)

















