Hingga informasi terakhir, seluruh siswa yang mengalami keluhan masih dalam pemantauan tenaga kesehatan. Tidak ada laporan penambahan jumlah siswa yang mengalami gejala serupa.
Sementara itu, dugaan makanan MBG sebagai penyebab keluhan kesehatan tersebut masih harus dibuktikan melalui pemeriksaan medis dan penelusuran lebih lanjut, termasuk terhadap sampel makanan yang dikonsumsi.
Karena itu, insiden ini belum dapat disimpulkan sebagai keracunan akibat MBG sebelum hasil pemeriksaan dan investigasi dari pihak berwenang keluar.
Pihak sekolah bersama fasilitas kesehatan dan instansi terkait terus melakukan koordinasi untuk memastikan penyebab munculnya keluhan serta kondisi para siswa.(Heryanto)

















