ELTV SATU || KUNINGAN – Wakil Bupati Kuningan, Tuti Andriani, mengungkapkan hasil evaluasi sekaligus perkembangan jumlah dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Kuningan, usai mendampingi anggota Komisi XII DPR RI, Rokhmat Ardiyan, dalam kunjungan ke SDN 1 Bandorasa Wetan dan dapur sehat SPPG di Bandorasa Wetan, Selasa (28/4/2026).

Tuti menegaskan, pemerintah daerah terus melakukan evaluasi menyeluruh terhadap fasilitas dapur MBG agar sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) terbaru. Ia menyebut, setiap dapur memiliki kondisi berbeda yang harus terus disesuaikan demi menjaga kualitas layanan.
“Sekarang ada ketentuan baru, luas bangunan dapur minimal 800 meter persegi. Ini menjadi standar yang harus dipenuhi secara bertahap,” ujarnya.
Selain luas bangunan, kelengkapan fasilitas juga menjadi perhatian utama. Dapur MBG diwajibkan memiliki peralatan pendukung yang memadai seperti lemari pendingin serta ruang penyajian dengan pengatur suhu (AC) guna menjaga kualitas makanan.


















