ELTV SATU || KUNINGAN – Belum adanya kejelasan proses penanganan kasus dugaan pelanggaran etik yang menyeret seorang anggota Badan Kehormatan (BK) DPRD Kabupaten Kuningan berinisial S, yang juga merupakan anggota Fraksi Partai Golkar, terus menuai sorotan dari berbagai kalangan.
Kondisi tersebut mendorong Forum Masyarakat Peduli Kemanusiaan (FMPK) Kuningan kembali menyuarakan kekecewaannya. Organisasi tersebut bahkan menyebarkan flyer berisi ajakan kepada masyarakat untuk mengawal aksi mendatangi Kantor DPD Partai Golkar Kabupaten Kuningan.
Dalam flyer yang beredar, aksi tersebut dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 12 Juni 2026, pukul 14.00 WIB. Selain mengajak masyarakat ikut mengawal aksi, FMPK juga menyerukan upaya membersihkan Partai Golkar dan Kabupaten Kuningan dari pejabat publik yang dinilai tidak bermoral dan tidak menjunjung etika. Dalam flyer itu juga terdapat tuntutan agar oknum berinisial S dihadirkan.
Sekretaris FMPK Kuningan, Luqman Maulana, saat dikonfirmasi membenarkan rencana aksi tersebut. Menurutnya, aksi digelar untuk mempertanyakan sikap dan ketegasan Partai Golkar terhadap dugaan pelanggaran etik yang dilakukan salah satu kadernya.
“Kami ingin mempertanyakan ketegasan Partai Golkar terkait dugaan pelanggaran etik kadernya. Dugaan kasus ini sudah diketahui publik, sehingga perlu ada kejelasan sikap,” ujar Luqman, Rabu (10/6/2026).


















