ELTV SATU || KUNINGAN – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kuningan terus memperkuat berbagai program pendidikan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Selain menargetkan peningkatan Rata-rata Lama Sekolah (RLS) hingga mencapai 8,5 tahun pada 2026, Disdikbud juga mencatat tren penurunan jumlah Anak Tidak Sekolah (ATS) di Kabupaten Kuningan.
Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan Pendidikan Masyarakat (Dikmas) Disdikbud Kabupaten Kuningan, Dicky Mahardika, mengungkapkan bahwa capaian RLS Kabupaten Kuningan pada 2025 berada di angka 7,91 tahun, berdasarkan perhitungan penduduk berusia 25 tahun ke atas.
“Target kami setiap tahun harus terus meningkat. Pada tahun 2026 kami menargetkan Rata-rata Lama Sekolah mencapai 8,5 tahun. Mudah-mudahan target tersebut dapat tercapai dan hasilnya terlihat pada perhitungan tahun 2027,” ujar Dicky saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (3/8/2026).
Menurutnya, peningkatan RLS merupakan salah satu indikator utama dalam pembangunan kualitas sumber daya manusia. Untuk itu, Disdikbud terus memperkuat layanan pendidikan kesetaraan melalui Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) yang menyelenggarakan Program Paket A, Paket B, dan Paket C bagi masyarakat yang belum menuntaskan pendidikan formal.
“Lulusan pendidikan kesetaraan nantinya akan ikut berkontribusi terhadap peningkatan angka Rata-rata Lama Sekolah ketika telah masuk dalam kelompok usia perhitungan,” jelasnya.


















