Scroll ke bawah
banner 300x300
banner 160x600
banner 160x600
Example 728x250
NewsPendidikan

Revitalisasi Sekolah Kuningan Tembus Rp100 Miliar, Ekonomi Warga Ikut Bergerak

19
×

Revitalisasi Sekolah Kuningan Tembus Rp100 Miliar, Ekonomi Warga Ikut Bergerak

Sebarkan artikel ini
Example 728x250

ELTV SATU || KUNINGAN – Program revitalisasi sekolah di Kabupaten Kuningan bukan hanya ditujukan untuk memperbaiki sarana dan prasarana pendidikan. Program tersebut juga dinilai mampu menggerakkan perekonomian masyarakat karena pelaksanaannya melibatkan tenaga kerja dan pelaku usaha lokal.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kuningan Dr. Elon Carlan, S.Pd., M.MPd., melalui Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan Dasar (SD), Surya, S.Pd., M.M., saat ditemui Jumat (18/9/2026).

Baca Juga :  Wakil Bupati Kuningan Ajak Generasi Muda Lestarikan Alam dan Budaya Lewat Pésta Dadung Seren Taun

Surya menjelaskan, nilai program pendidikan yang masuk ke Kuningan hampir mencapai Rp100 miliar. Perputaran anggaran tersebut dinilai memberikan dampak langsung terhadap masyarakat.

“Kalau Rp100 miliar itu beredar di masyarakat Kuningan. Misalnya 25 persen untuk upah kerja, sekitar Rp25 miliar bisa dinikmati masyarakat, mulai tukang, pekerja hingga tenaga pendukung lainnya,” ujarnya.

Menurutnya, pelaksanaan revitalisasi dengan pola swakelola menjadi salah satu faktor yang membuat manfaat ekonomi lebih banyak dirasakan masyarakat sekitar sekolah. Tenaga kerja dan kebutuhan material diupayakan berasal dari lingkungan setempat sepanjang memenuhi ketentuan dan kebutuhan teknis.

Baca Juga :  Gangguan Listrik Ditangani Cepat, LPKSM Adipati Puji Kinerja PLN KP Plered

“Revitalisasi kan swakelola dan dilakukan masyarakat setempat. Kalau di desa tidak ada tenaga ahli, baru bisa mencari dari luar. Tapi insyaallah di Kuningan tenaga ahlinya ada,” katanya.

Selain berdampak terhadap tenaga kerja, perputaran dana juga menyentuh toko-toko dan penyedia kebutuhan pembangunan di wilayah Kuningan.

Surya menegaskan, besarnya program tersebut harus diimbangi dengan tanggung jawab dan keterbukaan dalam pelaksanaannya. Kepala sekolah sebagai penerima manfaat sekaligus pihak yang melakukan kerja sama dengan kementerian diminta menjaga kualitas pekerjaan dan dapat mempertanggungjawabkan penggunaan program.

Baca Juga :  Doa Bersama Tandai Dimulainya Pembangunan Jembatan Garuda, Koramil Sukahaji Dukung Konektivitas Desa Pasir Ayu–Garawastu

“Revitalisasi ini merupakan kerja sama langsung antara kepala sekolah dengan kementerian. Dinas sifatnya koordinasi dan pengawasan,” jelasnya.

Example 728x250
banner 200x800
banner 728x90
Example 728x250

Jangan Copy Paste Tanpa Izin