ELTV SATU || KUNINGAN — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kuningan terus mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui program BAZNAS Microfinance Masjid (BMM). Program tersebut kembali disalurkan kepada pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam kegiatan yang digelar di Masjid Baiturrahman, Kecamatan Kadugede, Kabupaten Kuningan, Sabtu (15/8/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar, Ketua BAZNAS Kabupaten Kuningan periode 2026–2031 H. Yusron Kholid, S.Ag., M.Si., Camat Kadugede, Camat Darma, para kepala desa yang diundang, perwakilan Kementerian Agama, perwakilan Dinas Perdagangan, Perindustrian dan Koperasi (Disdagperinkop), serta para pelaku UMKM penerima manfaat.
Bupati Dian Rachmat Yanuar mengatakan, bantuan melalui program BAZNAS Microfinance Masjid ditujukan untuk membantu masyarakat, khususnya pelaku UMKM di sekitar masjid, memperoleh akses permodalan untuk mengembangkan usahanya.
“Selama ini kita menyadari UMKM memiliki keterbatasan dalam mengakses perbankan dan permodalan. Dengan bantuan ini, mudah-mudahan usaha mereka semakin berkembang dan pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan,” ujar Dian.
Menurutnya, keberadaan masjid tidak hanya berfungsi sebagai pusat ibadah dan syiar Islam, tetapi juga dapat menjadi pusat pemberdayaan ekonomi umat.
Ia mengapresiasi langkah BAZNAS Kabupaten Kuningan yang menghadirkan program tersebut dan berharap konsep pemberdayaan ekonomi berbasis masjid dapat terus dikembangkan serta direplikasi di desa-desa dan Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) lainnya.
“Masjid bukan hanya sebagai pusat syiar Islam, tetapi juga pusat pemberdayaan umat. Mudah-mudahan program seperti ini terus digulirkan sehingga dapat membantu mengurai persoalan ekonomi masyarakat, termasuk ketergantungan terhadap pinjaman online, judi online, bank emok dan persoalan lainnya,” katanya.
Dian berharap program tersebut dapat dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga semakin banyak masyarakat yang memperoleh manfaat dan turut berkontribusi dalam menekan angka kemiskinan di Kabupaten Kuningan.


















