ELTV SATU || KUNINGAN – Keluhan warga Dusun II Wana Asih, Desa Randusari, Kecamatan Cibeureum, terkait bau menyengat yang diduga berasal dari aliran pembuangan Bendungan Kuningan kembali mencuat. Persoalan yang disebut berlangsung hampir tiga tahun itu kini mendorong munculnya usulan relokasi warga.
Anggota DPRD Kabupaten Kuningan, Tika Evian, mengatakan dirinya telah mendatangi langsung lokasi setelah menerima keluhan warga. Ia mengaku mencium bau menyengat bahkan dari jarak sekitar satu kilometer sebelum memasuki permukiman.
“Memang betul-betul bau sekali. Dari jarak satu kilometer sebelum Dusun Wana Asih sudah tercium,” ujar Tika, Selasa (15/9/2026).
Warga juga mengeluhkan dugaan gangguan kesehatan, kondisi air sumur, kebisingan aliran air, hingga kerusakan material rumah akibat lingkungan sekitar saluran pembuangan. Namun, Tika menegaskan penyebab gangguan kesehatan masih perlu dibuktikan melalui pemeriksaan lebih lanjut.
“Entah dari baunya atau air yang mereka konsumsi. Air sumur ketika dicek di laboratorium disebut sudah tidak layak,” katanya.

















