ELTV SATU || KUNINGAN – Seorang pria berinisial J menjadi sorotan setelah sejumlah pihak di Kabupaten Kuningan mengaku pernah didatangi atau dihubungi olehnya. Pria tersebut disebut mengaku sebagai orang pusat, memiliki koneksi politik tingkat nasional, hingga mengklaim berkaitan dengan Badan Intelijen Negara (BIN) dan aparat penegak hukum (APH).
Sejumlah pihak yang mengaku pernah berinteraksi dengan J berasal dari berbagai kalangan, mulai dari mahasiswa, aktivis, anggota DPRD hingga kepala sekolah yang tengah menjalankan program revitalisasi satuan pendidikan.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun pada Sabtu (25/10/2026), J disebut sempat menggali informasi mengenai aktivitas mahasiswa, dinamika politik, hingga pelaksanaan program revitalisasi sekolah di Kabupaten Kuningan.
Seorang mahasiswa menuturkan, dirinya pernah bertemu J di sebuah tempat nongkrong. Dalam pertemuan itu, J disebut memperkenalkan diri sebagai orang pusat dan mengaku sebagai bagian dari BIN.
“Waktu itu saya sempat bertemu dengan dia di salah satu tempat ngopi. Dia mengaku orang pusat, bahkan bilangnya sih orang BIN,” ungkapnya.
Menurut mahasiswa tersebut, pembicaraan kemudian mengarah pada aktivitas mahasiswa, termasuk aksi demonstrasi yang saat itu rutin berlangsung di Kuningan. J bahkan disebut sempat meminta agar aksi tersebut dihentikan.
“Waktu itu kan lagi ada demo yang rutin. Nah, dia sempat bilang bisa tidak untuk menghentikannya,” tuturnya.
Pengakuan serupa disampaikan seorang anggota DPRD Kabupaten Kuningan. Ia mengaku lebih dahulu dihubungi J melalui WhatsApp. Dalam komunikasi tersebut, J disebut mengklaim memiliki hubungan dengan jaringan partai politik di tingkat pusat.
Pertemuan pun berlangsung. J dikabarkan menyebut sejumlah nama yang diklaimnya memiliki hubungan dengan jaringan partai tersebut. Namun, ketika nama dan klaim itu dikonfirmasi kepada pihak-pihak terkait, pengakuan tersebut tidak mendapatkan pembenaran.
“Dia mengaku kenal ini dan itu yang ada di jaringan partai saya di pusat. Tapi, ketika dikonfirmasi, ternyata tidak ada yang kenal dia,” kata anggota DPRD itu.

















