Ia mengaku belum dapat memastikan apakah akan kembali maju dalam kontestasi tersebut. Pasalnya, pelaksanaan Muscab PMI Kabupaten Kuningan masih menunggu arahan dan surat resmi dari PMI Provinsi Jawa Barat.
Menurutnya, PMI Jawa Barat baru saja melaksanakan Musyawarah Provinsi (Musprov), sehingga pelaksanaan Muscab di tingkat kabupaten masih menunggu tahapan selanjutnya.
“Kalau daftar dan tidak daftar, kita lihat nanti. Muscab ini belum terlaksana karena PMI Provinsi Jawa Barat juga baru melaksanakan Musprov. Jadi, kita menunggu arahan dan surat dari provinsi,” ungkapnya.
Ika berharap Muscab PMI Kabupaten Kuningan dapat segera dilaksanakan, bahkan jika memungkinkan pada tahun ini.
Ketika kembali ditanya mengenai kesiapannya untuk maju, Ika tetap memilih belum memberikan kepastian.
“Ini tentang kemanusiaan, jangan kita perdebatkan. Sebagai ketua PMI, yang terpenting saya sudah menanamkan legasi yang mudah-mudahan bermanfaat untuk PMI Kabupaten Kuningan,” tuturnya.
Ia juga mengingatkan agar dinamika menjelang Muscab tidak berkembang menjadi polemik yang berlebihan. Menurutnya, PMI selama ini dikenal sebagai organisasi kemanusiaan yang menjunjung suasana kondusif dan kebersamaan.
Ika berharap seluruh proses Muscab berjalan aman, damai, dan lancar, serta menghasilkan pemimpin yang mampu melanjutkan perjuangan kemanusiaan di Kabupaten Kuningan.
“Saya titip kepada masyarakat, insyaallah nanti Muscab PMI Kabupaten Kuningan aman, damai, dan mudah-mudahan lancar. Insyaallah terpilih,” pungkasnya.
Dengan demikian, peluang Ika Siti Rahmatika untuk kembali memimpin PMI Kabupaten Kuningan masih terbuka, meski hingga kini belum ada keputusan resmi mengenai pencalonannya dalam Muscab mendatang.(Heryanto)

















