Dian juga mengingatkan bahwa bekerja dan berkinerja merupakan dua hal berbeda. Bekerja sebatas menunjukkan aktivitas, sedangkan berkinerja harus menghasilkan perubahan dan dampak nyata.
“Pemimpin jangan hanya bertanya apa yang sudah dikerjakan, tetapi tanyakan apa yang sudah berubah ke arah perbaikan dalam memberikan layanan,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala BKPSDM Kabupaten Kuningan Beni Prihayatno, S.Sos., M.Si., melalui Kepala Bidang Pengembangan SDM Iis Risnawati, SE., menjelaskan PKP bertujuan meningkatkan kompetensi manajerial, akuntabilitas jabatan, serta kemampuan mengendalikan pelayanan publik.
Pelatihan berlangsung 6 Juli hingga 18 November 2026 dengan metode blended learning dan diikuti 34 pejabat pengawas dari berbagai perangkat daerah, kecamatan hingga kelurahan.
Materi pelatihan meliputi penguatan integritas, kepemimpinan, serta aktualisasi kepemimpinan melalui aksi perubahan. Program tersebut diharapkan mampu memperkuat kompetensi pejabat pengawas sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan birokrasi di Kabupaten Kuningan.(Heryanto)


















