“Ini bukan hanya sekadar pelayanan, tetapi juga sarana silaturahmi dan menangkap aspirasi masyarakat,” ujar Dian.
Antusiasme warga terlihat sejak pagi. Kegiatan diawali Senam Kuningan Melesat, kemudian dilanjutkan dengan pelayanan publik dan pameran UMKM yang menampilkan produk unggulan lokal, seperti kopi, gula aren dan wajit Subang.
Warga pun mengapresiasi konsep pelayanan yang mendatangi langsung wilayah perdesaan. Mereka menilai program tersebut memangkas jarak dan waktu dalam mengakses berbagai layanan pemerintah.
Selain pelayanan dan UMKM, kegiatan juga diisi pertunjukan seni budaya khas Subang, Kampung Dongeng serta hiburan rakyat. Rangkaian acara dijadwalkan berlanjut hingga malam dengan penampilan seniman Sunda Kang Ohang dan Ceu Popon.
Melalui Bupati Saba Lembur, Pemkab Kuningan berupaya memperkuat pelayanan berbasis jemput bola sekaligus mendorong pemberdayaan ekonomi dan pelestarian budaya masyarakat desa.(Heryanto)

















