Alokasi bantuan jembatan senilai Rp21 miliar dan Rp20 miliar (total sekitar Rp41 miliar) diantaranya perbaikan jalur Bantarujeg – Talaga – Malausma, perbaikan jalur Jatiwangi – Tonjong sebesar Rp12 milar, bantuan sebesar Rp10 miliar untuk pembukaan akses jalan Jatilima.
Sedangkan Dana program perbaikan dari Kementerian PUPR sebesar Rp21 miliar untuk jalur Bongas – Bantarwaru (sedang proses) dan Rp14 miliar untuk jalur Besi – Beber (telah selesai). Selain itu Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp13 miliiar untuk jalur Payung – Sadarehe.
Saat ini, terdapat 248 titik kegiatan infrastruktur jalan dan jembatan yang didanai melalui Dana Alokasi Umum (DAU) yang sedang berjalan secara bertahap. Hingga saat ini, sudah ada sekitar 100 paket pekerjaan yang mulai dieksekusi. Pemkab Majalengka menargetkan tingkat penyelesaian pengerjaan infrastruktur jalan dapat mencapai 92,5% pada tahun anggaran ini.
Pemerintah Daerah mengimbau masyarakat untuk tetap bersabar karena seluruh proses perbaikan dilakukan berdasarkan timeline dan regulasi yang berlaku. Sinergi dan pendekatan ke pemerintah pusat serta provinsi akan terus dilakukan demi memastikan kebutuhan dasar masyarakat terkait infrastruktur dapat terpenuhi dengan baik.
Beberapa warga Majalengka menanggapi pernyataan Bupati terkait progres perbaikan jalan tersebut, Sudirman (48) asal Talaga mengapresiasi komitmen Bupati dalam mencari peluang anggaran di pusat.
”Langkah Bupati mencari dana ke provinsi dan pusat patut diapresiasi, karena kalau mengandalkan APBD Majalengka yang kecil untuk infrastruktur jelas tidak akan cukup membiayai 248 titik. Namun, target 92,5% itu harus dibuktikan di akhir tahun. Kami sebagai masyarakat akan terus mengawalnya .” ungkapnya.
Sementara Maman (55), Tokoh Masyarakat Sukahaji juga memberi dukungan penuh.
”Kami hargai kejujuran Bupati soal keterbatasan fiskal daerah. Memang urusan jalan ini adalah kebutuhan dasar. Kalau jalan rusak, ekonomi warga tersendat, mau ke usaha juga kadang terbengkalai, mudah – mudahan usaha yang dilakukan Pemkab Majalengka bisa membawa perubahan,” harapnya.


















