“Setelah kami telusuri, paket yang dijanjikan oleh Dewan IMN memang tidak ada. Kemungkinan sudah dikerjakan oleh orang lain,” paparnya.
Menurutnya, pihaknya telah beberapa kali meminta pengembalian dana yang telah diberikan kepada IMN. Namun hingga saat ini belum ada itikad baik untuk mengembalikan uang tersebut.
“Setelah itu kami menagih uang yang sudah masuk kepada beliau, sampai hari ini belum ada etika baiknya untuk mengembalikan,” ucapnya.
Sementara itu, IMN saat dimintai keterangan sebagai bentuk klarifikasi melalui pesan WhatsApp, menurutnya saat ini DPRD Majalengka tidak ada (Pokir).
“Maaf pak untuk pokir DPRD setahu saya tidak ada, dan mohon maaf baru di balas saya lagi kurang enak badan” Pungkasnya (VC)

















