Scroll ke bawah
banner 300x300
banner 160x600
banner 160x600
Example 728x250
DaerahNews

DPUTR Kuningan Kebut Perbaikan Jalan 2026, Rp48,4 Miliar Digelontorkan, Namun 186 Kilometer Masih Rusak

190
×

DPUTR Kuningan Kebut Perbaikan Jalan 2026, Rp48,4 Miliar Digelontorkan, Namun 186 Kilometer Masih Rusak

Sebarkan artikel ini
Example 728x250

“Selama dua tahun terakhir kami tidak memperoleh bantuan keuangan dari Pemerintah Provinsi untuk peningkatan jalan kabupaten. Padahal biasanya bantuan tersebut mampu memperbaiki sedikitnya 25 kilometer jalan setiap tahun. Artinya, dalam dua tahun terakhir kita kehilangan potensi sekitar 50 kilometer jalan yang seharusnya bisa dilapis ulang dengan hotmix,” ujarnya.

Ia menambahkan, penghentian bantuan tersebut tidak hanya dialami Kabupaten Kuningan, tetapi juga seluruh kabupaten di Jawa Barat karena Pemerintah Provinsi memprioritaskan penyelesaian jalan berstatus provinsi. Pemerintah Provinsi, lanjutnya, berencana kembali memberikan dukungan kepada jalan kabupaten dan desa mulai tahun 2027.

Pasang Iklan Disini Scroll ke Bawah
idth="300"
Scroll ke Bawah

Berdasarkan data DPUTR hingga Desember 2025, kondisi jalan kabupaten yang berstatus mantap mencapai 78 persen, sedangkan 22 persen atau sekitar 186 kilometer masih berada dalam kondisi tidak mantap dan menjadi pekerjaan rumah yang harus diselesaikan secara bertahap.

Baca Juga :  Kondisi Arus Lalu Lintas Menjelang H-3 Lebaran 2025 Di Jalur Pos PAM Ramayana Weru dan Palimanan Cirebon

“Kalau seluruh ruas yang rusak berat ingin diperbaiki sekaligus, dengan asumsi kebutuhan sekitar Rp1 miliar per kilometer, dibutuhkan anggaran kurang lebih Rp186 miliar. Sementara untuk mempertahankan kondisi mantap sepanjang sekitar 622 kilometer saja kami sudah menghadapi keterbatasan anggaran,” jelasnya.

Karena itu, DPUTR berharap dukungan seluruh pemangku kebijakan, termasuk DPRD, agar alokasi anggaran infrastruktur jalan dapat terus ditingkatkan.

Baca Juga :  Pgs Kasdim 0617/Majalengka Hadiri Pengukuhan dan Rapat Kerja Pengurus DKM Masjid Agung Al Imam Masa Bakti 2025–2028

“Jalan merupakan infrastruktur yang paling banyak dirasakan masyarakat. Sebagus apa pun pembangunan sektor lain, kalau kondisi jalannya masih rusak, masyarakat tetap akan mengeluh. Karena itu kami berharap dukungan anggaran ke depan bisa lebih besar agar percepatan perbaikan jalan dapat dilakukan,” pungkas Teddy.(Heryanto)

Example 728x250
banner 200x800
banner 728x90
Example 728x250

Jangan Copy Paste Tanpa Izin