ELTV SATU || KUNINGAN – Suasana duka menyelimuti keluarga besar Pondok Pesantren (Ponpes) Baitul Huda di Desa Ciputat, Kecamatan Ciawigebang, Kabupaten Kuningan, setelah bangunan kobong (asrama santri) dilalap si jago merah pada Kamis (6/8/2026) sore. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kebakaran tersebut menghanguskan sebagian bangunan beserta perlengkapan para santri dengan total kerugian diperkirakan mencapai Rp80,2 juta.

Peristiwa kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 15.50 WIB. Berdasarkan keterangan Kaur Pemerintahan Desa Ciputat, Yayat, usai pelaksanaan salat Asar di masjid yang berada di lantai dua bangunan, salah seorang santri turun menuju kobong di lantai bawah. Saat itu, api sudah membesar dan membakar ruangan yang digunakan sebagai asrama santri dan gudang.
Mendengar teriakan kebakaran, para santri bersama warga sekitar berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya. Karena khawatir kobaran api semakin meluas, pihak desa segera menghubungi Call Center UPT Pemadam Kebakaran Satpol PP Kabupaten Kuningan untuk meminta bantuan.
Sebanyak lima personel piket Regu 3 UPT Damkar Satpol PP Kabupaten Kuningan langsung diterjunkan ke lokasi. Tim berangkat pukul 15.57 WIB dan tiba sekitar pukul 16.15 WIB. Saat petugas tiba, api telah berhasil dipadamkan oleh santri dan warga, sehingga petugas fokus melakukan proses pendinginan dan memastikan tidak ada titik api yang berpotensi memicu kebakaran kembali. Proses penanganan selesai sekitar pukul 17.00 WIB dengan bantuan dua anggota Koramil Ciawigebang serta aparat pemerintah desa.


















