Scroll ke bawah
banner 300x300
banner 160x600
banner 160x600
Example 728x250
DaerahNews

Imam Royani: Pragmatisme Ancam Integritas Gerakan Sipil, Kepercayaan Publik terhadap Demokrasi Harus Dijaga

29
×

Imam Royani: Pragmatisme Ancam Integritas Gerakan Sipil, Kepercayaan Publik terhadap Demokrasi Harus Dijaga

Sebarkan artikel ini
Example 728x250

“Pragmatisme tidak hadir secara tiba-tiba. Ia muncul melalui kompromi-kompromi kecil yang dianggap biasa. Lama-kelamaan orientasi perjuangan berubah. Yang dipikirkan bukan lagi apa yang benar, tetapi apa yang menguntungkan,” ungkapnya.

Ia menambahkan, ketika masyarakat mulai meragukan independensi gerakan sipil, fungsi kontrol terhadap kekuasaan juga akan ikut melemah. Dampaknya, kritik, demonstrasi, maupun berbagai bentuk advokasi berpotensi dipersepsikan memiliki kepentingan tertentu.

Pasang Iklan Disini Scroll ke Bawah
idth="300"
Scroll ke Bawah

“Kalau publik mulai percaya bahwa kritik bisa ditransaksikan atau demonstrasi dapat diarahkan oleh kepentingan tertentu, maka yang dipertaruhkan bukan hanya nama individu atau organisasi, melainkan legitimasi moral seluruh gerakan masyarakat sipil,” tegasnya.

Baca Juga :  Sapu Bersih Miras Ilegal, Polresta Cirebon Gelar Razia di Tujuh Kecamatan

Imam juga mengingatkan pentingnya menjaga konsistensi antara nilai dan tindakan. Menurutnya, semangat antikorupsi, transparansi, dan keadilan tidak cukup hanya menjadi slogan, tetapi harus tercermin dalam sikap serta perilaku setiap aktivis dan organisasi.

Sebagai refleksi, Imam mengutip pesan tokoh pergerakan nasional Tan Malaka bahwa “Idealisme adalah kemewahan terakhir yang hanya dimiliki oleh pemuda.” Ia juga mengingatkan pesan Presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno, tentang tantangan perjuangan generasi penerus dalam menjaga bangsa.

Baca Juga :  Dandim Majalengka Dampingi Gubernur Jabar Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Pergerakan Tanah di Sukadana

Di akhir pernyataannya, Imam mengajak seluruh elemen masyarakat sipil untuk terus melakukan evaluasi internal agar tetap menjadi kekuatan moral dalam demokrasi.

“Demokrasi membutuhkan pemerintah yang terbuka terhadap kritik, tetapi juga memerlukan gerakan masyarakat sipil yang independen, berintegritas, dan konsisten memperjuangkan kepentingan publik. Integritas adalah modal utama agar kepercayaan masyarakat tetap terjaga,” pungkas Imam Royani.(Heryanto)

Example 728x250
banner 200x800
banner 728x90
Example 728x250

Jangan Copy Paste Tanpa Izin