“Tadi ketika kita menerima kembali Sang Saka Merah Putih, sebagai seorang ibu ada sesuatu yang sangat menyentuh. Momen itu mengingatkan kita akan perjuangan dan arti kemerdekaan yang harus terus kita jaga,” tuturnya.
Tuti menegaskan, setelah 81 tahun Indonesia merdeka, tantangan berikutnya adalah bagaimana seluruh elemen masyarakat menjaga persatuan dan membangun kebersamaan.
“Sekarang tinggal bagaimana kita membangun kebersamaan untuk terus merawat Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” katanya.
Ia berharap semangat kemerdekaan tidak berhenti pada seremoni peringatan HUT RI, tetapi menjadi energi bersama untuk memperkuat persaudaraan, kepedulian dan semangat membangun daerah serta bangsa.
Bagi Tuti, merawat kemerdekaan bukan hanya tugas pemerintah, melainkan tanggung jawab seluruh masyarakat, termasuk keluarga dan para ibu dalam menanamkan nilai kebangsaan kepada generasi penerus.(Heryanto)


















