“Ada dua tambahan rutilahu yang kita lihat, kondisinya cukup memprihatinkan. Mudah-mudahan melalui program bantuan stimulan perumahan swadaya (BSPS) dapat membantu harapan mereka yang sudah puluhan tahun tinggal di rumah yang tidak layak,” jelasnya.
Dian menambahkan, persoalan rutilahu masih menjadi perhatian pemerintah karena jumlahnya cukup banyak di Kabupaten Kuningan.
“Di Kuningan ada hampir 4.000 rutilahu. Kemampuan anggaran pusat maupun daerah memang terbatas, namun tahun ini ada peningkatan bantuan yang cukup besar sehingga penanganannya bisa lebih luas,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Desa Susukan Toto Ciptarasa menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian Bupati Kuningan dan jajaran pemerintah daerah terhadap masyarakat Desa Susukan.
“Dalam rangka Milangkala Desa Susukan ke-340, hari kedua ini kami isi dengan kegiatan marak ikan bersama masyarakat. Alhamdulillah kegiatan ini mendapat dukungan dari Bapak Bupati Kuningan, Dinas Perikanan dan Peternakan, serta dihadiri oleh Kepala DPMD dan Camat Cipicung beserta jajaran,” kata Toto.
Ia mengungkapkan, kunjungan Bupati sekaligus membawa berkah bagi warga dengan adanya bantuan rutilahu untuk dua warga Desa Susukan.
“Kami atas nama pemerintah desa dan masyarakat mengucapkan terima kasih. Bantuan rutilahu untuk Ibu Sanati dan Ibu Sutiah menjadi perhatian yang sangat berarti bagi warga kami,” ujarnya.
Toto berharap Milangkala Desa Susukan ke-340 dapat menjadi momentum untuk menghidupkan kembali rasa memiliki dan kecintaan masyarakat terhadap desa.
“Tema milangkala tahun ini adalah Ngakar Kakak Ruhun, Ngalirkeun Welas Asih. Artinya kembali kepada nilai-nilai para leluhur dan mengalirkan kasih sayang. Kami ingin budaya serta tradisi desa kembali hidup dan menjadi identitas masyarakat Susukan,” jelasnya.
Menurut Toto, rangkaian kegiatan milangkala berlangsung selama tiga hari dan puncaknya akan ditutup dengan hiburan wayang golek bersama dalang Dadan Sunandar Sunarya dari Giri Harja 3.
Ia menegaskan, seluruh kegiatan tersebut terlaksana berkat dukungan dan swadaya masyarakat.“Awalnya pemerintah desa hanya menganggarkan secara sederhana, namun masyarakat menginginkan perayaan yang lebih semarak. Setelah dilakukan musyawarah di lima dusun dan rapat bersama, warga sepakat mendukung pelaksanaan milangkala ini,” ungkapnya.
Toto menambahkan, kekompakan warga menjadi kunci suksesnya kegiatan tersebut.
“Alhamdulillah sampai hari kedua berjalan lancar. Mudah-mudahan hari terakhir juga berjalan sukses dan menjadi kebanggaan bagi masyarakat Desa Susukan,” pungkasnya.(Heryanto)


















