ELTV SATU || KUNINGAN – Sebanyak 18 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 6 Universitas Islam Al-Ihya Kuningan resmi diterima oleh Pemerintah Desa Linggamekar, Kecamatan Cilimus, Kabupaten Kuningan, dalam sebuah seremoni yang berlangsung di Aula Bale Desa Linggamekar, Selasa (3/8/2026).

Acara penerimaan berlangsung khidmat dan penuh keakraban. Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Desa Linggamekar Juharaga, S.E., Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) O. Rahmat Hidayat, S.Pd.I., M.Ag., Bhabinkamtibmas Desa Linggamekar Bripka Hendratmo, Babinsa, jajaran perangkat desa, Ketua BPD, Ketua LPM, Karang Taruna, unsur organisasi kemasyarakatan desa, serta seluruh mahasiswa KKN Kelompok 6.
Sebagai simbol dimulainya pelaksanaan KKN di Desa Linggamekar, dilakukan penyerahan rompi (vest) KKN dari Dosen Pembimbing Lapangan kepada Kepala Desa, yang kemudian dilanjutkan dengan pemasangan vest kepada seluruh mahasiswa peserta KKN. Prosesi tersebut menjadi penanda dimulainya pengabdian mahasiswa kepada masyarakat selama beberapa pekan ke depan.
Ketua KKN Kelompok 6, Muhamad Tohirin, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada Pemerintah Desa Linggamekar yang telah menerima kehadiran mahasiswa dengan tangan terbuka. Ia menegaskan bahwa KKN merupakan momentum untuk belajar langsung dari masyarakat sekaligus mengimplementasikan ilmu yang diperoleh selama menempuh pendidikan di perguruan tinggi.
“Kehadiran kami bukanlah sebagai pihak yang merasa paling tahu, melainkan sebagai mahasiswa yang ingin belajar, mengabdi, dan berkolaborasi bersama masyarakat. Melalui kegiatan KKN ini, kami berharap dapat mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah sekaligus belajar dari pengalaman, budaya, dan kearifan lokal yang dimiliki masyarakat Desa Linggamekar,” ujarnya.
Tohirin juga berharap seluruh elemen masyarakat dapat memberikan arahan, dukungan, serta masukan yang membangun sehingga seluruh program kerja KKN dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Sementara itu, Dosen Pembimbing Lapangan, O. Rahmat Hidayat, S.Pd.I., M.Ag., menjelaskan bahwa Kuliah Kerja Nyata merupakan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat.
Menurutnya, mahasiswa tidak hanya dituntut mampu menerapkan ilmu pengetahuan, tetapi juga harus mampu beradaptasi dengan lingkungan, memahami kebutuhan masyarakat, serta membangun kolaborasi dalam menyelesaikan berbagai persoalan di desa.


















