Scroll ke bawah
banner 300x300
banner 160x600
banner 160x600
Example 728x250
DaerahNews

Parmo Ditemukan Selamat di Pacitan, Pemdes Ragawacana dan BPBD Minta Klarifikasi Keluarga

255
×

Parmo Ditemukan Selamat di Pacitan, Pemdes Ragawacana dan BPBD Minta Klarifikasi Keluarga

Sebarkan artikel ini
Example 728x250

BPBD menegaskan pihaknya tidak ingin memperpanjang persoalan ke ranah hukum, namun meminta adanya kejelasan kronologi agar tidak terus memunculkan spekulasi di masyarakat.
“Kami tidak ingin menuntut apa-apa. Yang dibutuhkan sekarang adalah kejelasan kronologi dan pernyataan resmi kepada masyarakat,” tegas Iman.

“Ditemukan Lewat Video Call.

Pasang Iklan Disini Scroll ke Bawah
idth="300"
Scroll ke Bawah

Kronologi penemuan Parmo disampaikan oleh perwakilan keluarga, Uri Sanuhri. Ia menjelaskan bahwa keluarga pertama kali menerima informasi dari kerabat di Jawa mengenai keberadaan Parmo di Pacitan.

Baca Juga :  Kongres Aliansi BEM se-Majalengka Resmi Dibuka di Politeknik Madira, Dihadiri Bupati Eman Suherman

Awalnya keluarga sempat ragu karena hanya menerima foto Parmo saat sedang salat. Untuk memastikan kebenaran informasi tersebut, keluarga kemudian meminta nomor telepon lokasi tempat Parmo berada.

Pada Kamis malam sekitar pukul 20.00 WIB, keluarga melakukan panggilan video dan memastikan bahwa sosok tersebut benar Parmo.
“Setelah video call, kami yakin itu benar Pak Parmo dan bukan rekayasa,” ujar Uri.

Usai mendapat kepastian, Uri bersama anak-anak Parmo langsung berangkat menuju Pacitan pada Rabu malam sekitar pukul 23.00 WIB. Karena khawatir dan tidak mengenal daerah tujuan, rombongan meminta pendampingan Kepala Desa Manis untuk ikut dalam perjalanan.

Baca Juga :  Banjir Bandang Terjang Kawasan Wisata Guci Tegal, Kolam Pancuran 13 dan Infrastruktur Rusak

Rombongan tiba di Pacitan pada Kamis pagi sekitar pukul 07.00 WIB.
Sempat Tidak Mengenali Keluarga
Saat pertama kali ditemui, Parmo disebut tampak linglung dan belum langsung mengenali keluarganya. Namun setelah sekitar 30 menit berbincang perlahan, ia mulai menyadari keberadaan istri dan kedua anaknya.

Momen haru terjadi ketika Parmo menangis dan memeluk anak-anaknya, Rehan dan Difa.
Uri mengungkapkan kondisi Parmo saat ditemukan masih belum sepenuhnya stabil. Ia bisa berbicara perlahan, namun ingatannya tampak timbul tenggelam.
“Kadang sadar, kadang bingung lagi. Setelah bertemu anak-anaknya pun sempat bertanya lagi mereka itu siapa dan ada di mana,” katanya.

Baca Juga :  Babinsa Koramil Kadipaten Pastikan Penyaluran Bantuan Beras CPP Tepat Sasaran

Menurut keterangan warga setempat, Parmo tiba di lokasi di Pacitan pada Selasa malam sekitar pukul 19.00 WIB dengan mengenakan sarung, kaos, dan sandal. Kepada warga, ia mengaku datang dari Surabaya.

Di hadapan pemerintah desa, BPBD, kepolisian, dan TNI, Uri Sanuhri juga menyampaikan permohonan maaf kepada masya

Example 728x250
banner 200x800
banner 728x90
Example 728x250

Jangan Copy Paste Tanpa Izin