ELTV SATU || KUNINGAN — Nilai kebersamaan dan budaya musyawarah yang selama ini menjadi karakter masyarakat Kuningan dinilai perlu terus dijaga di tengah dinamika sosial yang semakin berkembang.
Hal tersebut disampaikan Dadan Satyavadin, pemerhati kebijakan publik, pada hari Selasa 23-6-2026 kepada ELTVSATU, melalui refleksi mengenai kehidupan sosial masyarakat Kuningan yang dikenal hangat, guyub, dan mengutamakan hubungan kekeluargaan.
Menurutnya, salah satu hal yang membuat banyak orang bangga menjadi bagian dari Kuningan adalah kuatnya rasa kebersamaan di lingkungan masyarakat. Tradisi saling membantu dalam berbagai kegiatan sosial, kepedulian terhadap sesama, hingga budaya gotong royong masih menjadi bagian penting dalam kehidupan sehari-hari.
“Di kampung-kampung, masyarakat masih saling menyapa. Ketika ada hajatan, tetangga datang membantu. Saat ada kesulitan, banyak tangan yang terulur tanpa diminta. Kebersamaan seperti itu menjadi kekuatan yang menjaga kehidupan sosial kita,” ungkapnya.
Namun, ia mengaku prihatin dengan semakin sering munculnya persoalan sosial yang berujung pada saling melaporkan, saling mengadukan, maupun konflik terbuka akibat perbedaan pandangan.
Dadan menilai, meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap hak-hak hukum merupakan hal positif. Masyarakat memang memiliki hak untuk menempuh jalur hukum ketika menghadapi persoalan. Akan tetapi, menurutnya, budaya dialog dan musyawarah tetap perlu menjadi bagian penting dalam menyelesaikan berbagai perbedaan.


















