Scroll ke bawah
banner 300x300
banner 160x600
banner 160x600
Example 728x250
DaerahNews

Rumah Sayur Siap Tampung Hasil Petani Kuningan, Bahtiar: Kapasitas Awal 15–20 Ton per Hari

59
×

Rumah Sayur Siap Tampung Hasil Petani Kuningan, Bahtiar: Kapasitas Awal 15–20 Ton per Hari

Sebarkan artikel ini
Example 728x250

“Kami membuka peluang sebesar-besarnya bagi petani Kuningan. Kalau kualitas bagus dan harga kompetitif, tentu kami siap menampung,” katanya.

Selain menjadi pusat distribusi, Rumah Sayur juga diproyeksikan sebagai bagian dari kerja sama antara sektor swasta dan pemerintah daerah bersama Perumda untuk menjaga stabilitas harga pangan sekaligus menjadi pusat penerimaan hasil bumi petani Kuningan.

Pasang Iklan Disini Scroll ke Bawah
idth="300"
Scroll ke Bawah

Bahtiar menjelaskan, peluncuran 100 titik Rumah Sayur di Jakarta akan diprioritaskan menggunakan pasokan dari petani Kuningan. Meski diakuinya kapasitas produksi saat ini belum sepenuhnya siap, pihaknya akan melakukan pendampingan kepada petani agar mampu meningkatkan luas tanam dan produktivitas secara bertahap.

Baca Juga :  SATRES NARKOBA POLRES MAJALENGKA UNGKAP KASUS PEREDARAN NARKOTIKA JENIS CAIRAN MDMB-4EN-PINACA, KASAT NARKOBA PIMPIN LANGSUNG PENINDAKAN

“Kami tidak hanya membeli hasil panen, tetapi juga akan turun langsung mendampingi petani agar kapasitas produksinya terus meningkat,” ujarnya.

Ia juga memastikan proyek pertanian yang sebelumnya dimulai di kawasan Awirarangan terus berjalan. Bahkan, lahan tersebut dijadwalkan memasuki masa panen dalam dua pekan ke depan sebagai bagian dari pengembangan jaringan pertanian Rumah Sayur di Pulau Sumatera, Jawa, dan Bali.

Baca Juga :  Wabup Kuningan Silahturahmi Ke Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Dalam Rangka Melakukan Peninjauan, Kunjungan, Juga Pengenalan

Di akhir wawancara, Bahtiar menegaskan motivasi utama pengembangan Rumah Sayur bukan semata bisnis, melainkan bentuk kontribusi generasi muda terhadap ketahanan pangan nasional.

“Kami ingin berkontribusi untuk negara. Tantangan terbesar Indonesia ke depan adalah pangan dan energi. Saya juga berasal dari keluarga petani, ibu saya pedagang sayur. Karena itu saya ingin melanjutkan perjuangan tersebut dengan membangun ekosistem yang mampu menyejahterakan petani,” pungkasnya.(Heryanto)

Example 728x250
banner 200x800
banner 728x90
Example 728x250

Jangan Copy Paste Tanpa Izin